5 Hal yang Unik di Tanah Karo

Tanah Karo, sebutan untuk Sumatera Utara, rupanya punya banyak sekali tujuan wisata. Tidak hanya pemandangan Danau Toba saja yang bisa kamu nikmati, beragam kulinernya pun layak untuk dicicipi. Nah, kalau ke sini, ada lima hal yang unik di Tanah Karo yang mesti dimasukkan ke dalam list, supaya kita tidak lupa seperti apa rasa dan sensasinya.

1.Pagit-Pagit

Buat yang suka kulineran, mesti mencicipi makanan khas Tanah Karo, seperti arsik ikan emas, tasak telu, dan pagit-pagit. Dari ketiga makanan tersebut, pagit-pagit yang paling unik. Meski pagit berarti pahit, tapi bukan berarti rasa makanan tersebut pahit, loh! Pagit-pagit makanan tradisional pelengkap nasi. Yang membuat unik adalah bahannya. Terbuat dari isi lambung lembu (sapi). Rumput yang sudah dicerna di dalam perut lembu tersebut kemudian diperas. Airnya dijadikan kuah. Dengan cara ditambah santan kelapa serta tulang lembu. Ini adalah sup asli orang Karo.

2. Pemandian Air Panas Ginting

Berjalan-jalan di Tanah Karo, jangan lupa mampir untuk berendam di kolam pemandian air panas di Ginting. Uniknya, tiap kolam yang mengandung belerang beda-beda suhunya. Air panas di kolam pemandian tersebut berasal dari Gunung Sibayak. Pemandian Ginting ada di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kalau airnya terlalu panas, kita bisa berpindah ke kolam mana yang cocok. Ada 15 kolam pemandian yang bisa digunakan untuk berendam. Perbedaan suhu di kolam tersebut karena perbedaan ukuran pipa dari mata airnya. Kalau ukuran pipanya besar, suhu air yang dialirkan ke kolam akan lebih panas.

Untuk golongan panas, suhu air berkisar antara 40 sampai 45 derajat celcius. Golongan sedang sekitar kurang lebih 33 derajat celcius. Dan yang dingin sekitar 26 derajat celcius saja.

3. Tradisi Erlau-Lau

Tanah Karo memiliki tradisi budaya unik berupa ritual memanggil hujan yang kerap disebut penduduk setempat sebagai acara erlau-lau (lau dalam bahasa Karo bermakna air). Dalam prosesi memanggil hujan di tengah kemarau panjang tersebut warga akan meneriakkan kata “Dirr Ko Wari” sembari memercikkan air kepada siapa saja disekitarnya. Kalimat yang diteriakkan dalam bahasa Karo tersebut berarti “deraslah hujan menghiasi hari”. Hanya saja, tradisi erlau-lau tersebut sudah semakin jarang ditemui di Tanah Karo.

4. Lembah Seribu Bunga

Terletak di Desa Barusjahe, Kabupaten Karo, ada sebuah obyek wisata unik berupa lembah buatan yang ditanami dengan seribu bunga dengan warna dominan merah jambu. Obyek wisata unik yang hanya ada satu di tanah air tersebut ditata sedemikian rupa dengan cara memangkas tanaman bunga supaya bisa membentuk rupa yang rapi dan indah mempesona. Tidak salah, kalau Lembah Seribu Bunga kini menjadi destinasi wisata paling diburu wisatawan. Selain pemandangan lembahnya yang indah, di tempat ini juga banyak berdiri rumah-rumah adat suku Batak Karo yang masih berdiri kokoh.

5. Danau Toba

Kalau pergi ke Tanah Karo, tidak lengkap rasanya kalau tidak singgah ke Danau Toba. Tempat ini menjadi ikon wisata Sumatera Utara. Danau vulkanik di atas daerah pegunungan tersebut salah satu yang terbesar di dunia. Saking besarnya, kita danau tersebut bahkan memiliki area pantai di sekelilingnya.

Nah, sudah tahu, kan? Apa saja yang perlu dicoba biar perjalanan ke Tanah Karo tidak sia-sia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *